Showing posts with label random talk. Show all posts
Showing posts with label random talk. Show all posts

Sunday, 3 December 2017

Belajar olah Vokal

Posted by wulansetya at 04:00 0 comments

Halo blogland! As you know gue pernah les vokal beberapa tahun di sebuah lembaga pendidikan musik non formal *elah bahasa lau ketinggian* iye, tempat kursus musik di daerah bsd. Cuman emang selama sekian tahun gue kursus belom pernah kebagian naik level :( ceritanya panjang lah kalo dijelasin. Butuh seabad wkwk

Kita skip aja kali ya kenapa gue belom pernah naik level. Kebetulan saat ini gue aktif jadi vokalis sebuah band, namanya ganapati (follow woi yang baca @ganapati.band). Tapi kendala gue yang sesungguhnya adalah buta nada! Wakak iya gue les dan aktif jadi vokalis selama setahun tapi gue buta nada~ dudududuuuu.

Alhasil gue belajar lagi barusan via chanel youtubenya vokal plus. Gue bener-bener belajar dari basic Wkwk bukan berarti di tempat kursus gue nggak diajarin basic yah! Diajarin kok teknik-tekniknya. Cuman emang beda guru beda ilmu, dan ilmu itu bisa dicari dimana saja~ nih catet wahai generasi muda, zaman udah canggih, ilmu bisa dicari lewat media digital, guru kalian udah bertebaran di jagad maya. Tinggal cari yang baik buang yang buruk *bijak*

Oke kembali ke topik.

Barusan gue nonton video dengan tema solfeggio. Ini basic banget sebenernya, tutornya, om indra aziz menerangkan tentang tangga nada basic 1 oktaf, interval, nada setengah, sama nada mayor dan minor. Inget ya beda guru beda ilmu. Tapi semuanya bermanfaat kok dan saling melengkapi.

Hampir semua yang gue tonton di youtubenya vokal plus udah gue pelajarin di purwa. Tapi guru vokal gue, lebih menekankan pada praktek. Biasanya sebelum mulai latihan lagu, gue biasa vocalizing. Dan pada saat kita vocalizing itu dimasukin teori/teknik vokal. Misalnya hari ini belajar interval, yaudah ditulis nadanya di papan tulis, misalnya interval do-re. Kemudian diiringi dengan keyboard gue vocalizing interval do-re.

Dan beberapa minggu kita latihan interval do-re sebagai pemanasan sebelum bernyanyi. Dan biasanya lagi, ini tuh nggak sekedar kita nyanyi interval aja, tapi juga keynya selalu naik setiap satu oktaf *if you know what I mean*

Oh iya mau sekalian jelasin secara singkat juga deh yang diajarin sama om indra aziz. Nada basic 1 oktaf udah khatam kali ya dari SD juga sudah diajarkan tangga nada do re mi fa sol la si do. kalo di purwa latihan solmisasinya selalu naik keynya setiap 1 oktaf. Gue sendiripun ga tau key tertinggi gue itu dimana sih sebenernya :( tapi sejauh ini kata kak inand, gue adalah murid yg dia ajar dengan note paling tinggi. *proud to myself*

Kalo nada mayor minor sih agak susah jelasinnya tapi kalo didengar, mereka berdua emang jelas banget sih perbedaannya. Mayor itu lebih fun, cerah dan enerjik. Sedangkan minor itu lebih dark dan sedih. Barusan di video vokal plus dibilang kalo nada minor itu nada do nya berada di nada la. Gue pun baru tau sih, soalnya selama ini gue selalu dituntun iringan keyboard kalo vocalizing nada minor. Well, ga bisa instrumen detected.


Nada setengah ini yang unik banget! Gue pun baru tau ada nada ini wkwk jadi sebenarnya kita memiliki 12 tangga nada Do, Di, Re, Ri, Mi, Fa, Fi, Sol, Si, La, Li, Si, Do. In spite of 8 tangga nada yang sudah kita kenal. Ini bener-bener baru sih dalam idup gue, padahal yah, pas main lagu juga kadang gue suka sotoy bilang turun satu turun setengah wkwk ah emang ulan baka!

Nada interval sih kayak gue udah jelasin di atas. Jadi dia interval atau loncat 1-3 nada. Misalnya dari do-re | do-mi | do-fa... Etc. Itu loncat 1 nada, kalo do-mi | re-fa | mi-sol.. Etc. Itu loncat 2 nada. Itu basic banget tapi emang sedikit sulit untuk otak udang macem w hahaha

Yang tak ade di video itu adalah nada mi! Wkwk nah ini gue seneng, jadi nada mi itu sebenernya ngelatih kita jadi backing vocal alias suara 2. Nggak deng ga selalu jadi backing sih tapi kalo di band ya gitu. Jadi latihannya itu biasanya nada do nya bergeser di mi.

Intinya belajar di purwa itu ngelatih banget wulan untuk peka sama nada. Karena ya emang diakui kalo gue bener-bener buta nada dan nggak bisa pegang instrumen apapun. Jadi ya digempur pakai vocalizing dan teknik-teknik segambreng. Dibuat peka juga sama nada. Ntaps!

Well segitu dulu lah ya sharing-sharingnya~

Tetiba ngidam indomie goreng subuh-subuh. Ciao!

Thursday, 26 October 2017

takdir?

Posted by wulansetya at 03:12 0 comments

Memang sepertinya sejak awal aku tidak ditakdirkan untuknya. Bahkan kini bertemupun semesta tidak mengizinkan. Sedari awal memang kita bukanlah dua insan yang ditakdirkan untuk bersatu.

Padahal selama ini pikiranku sudah melayang pada arti pertemuan kita hingga keakraban kita yang harus melewati waktu hingga 5-6 tahun. kenapa kita membutuhkan waktu selama itu untuk bisa bercengkrama seperti saat ini?

Lalu jika bukan benar-benar ditujukan untuk ku, kira-kira apakah arti kehadirannya bagiku? Agar dia bisa melupakan mantan pacarnya itu? Agar aku bisa move dari manusia bernama iyad?

Alasan yang tidak cukup kuat, karena saat ini jujur saja aku masih bergantung dengan orang itu, meskipun aku perlahan-lahan mencoba untuk terus bergerak tanpa teresap oleh energinya

Lalu apa alasannya? Apa arti kehadirannya untukku? Memberikan euforia sesaat dan penderitaan tanpa batas? Padahal aku ingin mengerti apa alasan orang itu masuk ke kehidupanku. dan aku terus menerka-nerka hingga lelah dan kadang ingin menyerah.

Setiap kali aku ingin menyerah, kata-kata "sebenarnya sejak awal kita tidak cocok, dan aku tahu itu" terus bergaung di telingaku, persis seperti kalimat pembukaku pada tulisan ini. tapi seperti manusia penasaran lainnya, aku akan terus mencarinya tepat ketika dia mengupdate berita terkininya melalui instagram storynya.

kadang aku tak bisa menahan diriku untuk tidak berkomentar pada story miliknya. Hingga kadang tanpa sadar aku telah masuk ke chat room di line bertuliskan namanya di pojok kiri atas dan menuliskan "apa kamu masih hidup malam ini?" sebagai tanda aku mencarinya.

Aku mencarinya walaupun dia tidak mencariku. aku mencarinya bahkan ketika aku merasa gila, ketika aku bahkan tidak memiliki topik tertentu untuk di gulirkan malam itu. dan terkadang ketika ku sedang tidak berada di mood yang baik, dia tiba-tiba muncul mencariku.

Ha! Ya dia mencariku, bahkan mengajakku untuk pergi bersamanya, memintaku mengunjungi kediamannya, meminta izinku untuk mengunjungi kediamanku. Membuatku semakin bertanya apa sesungguhnya arti diriku untuknya? yang ketika kupertanyakan malah dijawab dengan "kita teman, jangan salah paham, karena lu mantannya teman gue, gue nggak mau tongkrongan jadi hancur gegara hal ini"

Y

ha..

Ataukah ini yang namanya karma? hahaha oke kuakui setelah aku sedikit mengenalnya, aku tau dia mungkin akan menjadi orang yang paling aku benci. bukan tanpa alasan, zodiaknya virgo. Dan sampai mati mungkin seorang leo takkan pernah bisa mengerti virgo dan seorang virgo tidak akan pernah bisa memenuhi kebutuhan leo.

oh ya mengenai karma, ya aku dulu pernah berhubungan lama dengan seorang virgo sampai-sampai ketika berpisah aku bahkan berjanji tidak mau lagi mencari pria dengan zodiak virgo. Bahkan ketika melihat horoscope pun aku harus melewati bagian virgo.

Aku benar-benar membenci semua sifatnya. Aku bahkan tidak suka bagaimana dia membalas pesanku ketika moodnya sedang tidak bagus di hari itu. aku benar-benar tidak menyukainya. Aku benar-benar tak mau membayangkan bagaimana aku akan menjadi monster bila terus menerus dekat dengannya.

Aku benar-benar tak menginginkannya. Satu-satunya hal yang menarik pada dirinya hanyalah fisiknya. aku mungkin tergila karena fisik yang ia miliki. Badan yang proporsional, wajah yang rupawan, gaya yang selalu kekinian, pakaian yang selalu rapi dan sangat cocok untuknya. Aku suka.

Jadi kesimpulan yang bisa kita ambil dari sini adalah.... Udah cari yang lain! When things supposed to be there, yakinlah it'll still be there. Sama kayak dia. yha kalopun dia bukan buat gue, yasudah aku mundur dengan teratur. Ya mungkin satu-satunya yang aku sesali adalah, tak terungkapnya jawaban mengapa aku dan dia dipertemukan, bahkan bukan dalam jangka waktu yang singkat?


Tangerang Selatan, Mixed Affective, 26 october 2017

Sunday, 7 May 2017

Self Talk 1

Posted by wulansetya at 00:39 0 comments

karena kadang bergelut dengan pikiran sendiri adalah hal yang menyebalkan. dimana hati menjadi tidak karuan dibuatnya. kadang suatu hal yang remeh akan semakin besar jika terus menerus diintervensi oleh pikiran sendiri.

jadi bagaimana solusinya? apakah kita tidak berhak untuk berpikir? apakah kita hanya akan melihat yang telah di lihat oleh mata tanpa harus memikirkan makna tersembunyi dari apa yg telah kita lihat?

lan, kamu bukan orang bodoh. tapi kamu terus menerus menceritakan nirvana kepada semua orang dan membangun nerakamu sendiri dalam pikiranmu. tanyalah hatimu, seberapa percaya kamu sama seseorang itu? lalu tanya otakmu, sejauh mana hati benar dalam melakukan tugasnya. jikalau masih ada yang tidak beres, tanya lagi hatimu hingga suatu saat kamu akan menyadari satu hal.

jika memang kamu sayang sama seseorang, seberapapun cacatnya orang tersebut akan termaafkan. dan lagi-lagi kamu akan bersikap seperti orang bodoh yang tak pernah memikirkan konsekuensi dari perbuatannya.


dan akan menyesalinya di kemudian hari.

dan akan melupakannya sesaat setelah penyesalan memudar menjadi rasa optimis terhadap diri.

dan akan melakukan hal yang sama untuk orang yang berbeda untuk kesekian kalinya.

pathetic!

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 4 May 2017

Tuesday, 28 March 2017

Obrolan Seorang Sahabat

Posted by wulansetya at 23:31 0 comments

sore itu, ditemani ayam goreng tepung kesayangan yang sudah ludes disantap oleh kami berdua. pembicaraan antar sahabat, dimulai dari persoalan seputar kerjaan, makeup sampai masa lalu.

laptop yang masih menyala, menampilkan tulisan yang minta untuk segera diselesaikan, berisi review sebuah produk kecantikan yang merupakan 'kerjaan sampingan' kami saat ini.

"jadi ini gimana ya? lanjutin lagi atau gimana? gue buntu"

"yaudah kalo udah buntu diakhiri saja"

"ah ide bagus! akhirinya pake final verdict aja ya? love hatenya gue"

"iya terserah lu"

sembari gue menyelesaikan tulisan, dia masih sibuk mengeluhkan tentang pekerjaannya, bagaimana ia diperlakukan tidak adil oleh perusahaan tempatnya bekerja.

setelah selesai, laptop gue matikan tanda kerjaan gue sudah selesai. perlahan, alur pembicaraan kita mulai merambah ke masa lalu. terutama masalah hati dan ikatan pertemanan kita.


"iya loh gue baru sadar, kita bisa lebih intense lagi semenjak kita lepas dr pasangan masing-masing" ujar gue memulai pembicaraan.

"sebenarnya sih, gue bisa bisa aja ketemu lo dulu, cuman kaliannya aja sibuk, lo juga selalu nggak bisa gue ajak keluar kan?"


gue diam. gue resapin kalimatnya cila berulang-ulang. iya ya? kenapa dulu gue malah asik sendiri dengan dunia yang bahkan gak gue cinta-cinta banget? dan gue melabeli diri gue sendiri sebagai sahabatnya. yang bahkan diajak keluarpun susah banget.

gue nggak pahamin apa yang dia rasain, selalu ngerasa bisa memahami perasaan sahabat gue sendiri, padahal dia pernah cerita ke gue aja enggak? ya paling sih cerita sekilas-sekilas aja. dan gue melabeli diri gue sebagai sahabat? wah hahahaha hebat betul kamu lan!

dan ternyata, Tuhan memberikan gue arah yang lebih baik. dipisahkan dari orang yang membuat kehidupan jiwa dan raga gue selalu negatif, serta didekatkan dengan orang-orang yang bisa membuat gue bangkit kembali. menjadi wulan yang sekarang.

gue inget banget, saat gue putus, orang yang pertama kali gue telpon sambil nangis-nangis adalah safirah. gue baru ke dia disaat kondisi gue udah down banget dan gue nggak pernah tuh dengerin firah cerita ke gue. sama sekali.

dan gue menyadari, ada tujuan-tujuan khusus kenapa suatu hal harus terjadi. dan kemungkinan sebentar lagi gue akan mengetahui kenapa gue dan si anak bebek dipisahkan.

Tangerang Selatan, Mania, 28 Maret 2017.

Lans

Friday, 24 March 2017

Move On and a Stolen Kisses?

Posted by wulansetya at 01:04 0 comments

Hi blog! it's been a long time *bersih bersih debu* kembaliku kesini seperti biasa, untuk melakukan self healing dengan menulis.

ada banyak hal yang belum sempat aku tuliskan. rasanya akan panjang jika aku menguraikannya satu per satu. tapi akan aku coba untuk ceritakan semuanya melalui media ini.

beberapa waktu lalu, gue (well, lebih enak pake gue kalo cerita) kembali ke posisi yang hmm bisa dibilang serba salah. gue mencintai seseorang yang memang tidak seharusnya gue lihat sebagai seorang laki-laki. dan orang itu jelas menolak gue untuk berada di dunianya, kemudian memilih untuk membawa seseorang masuk ke kehidupannya yang dengan otomatis menyingkirkan gue dari permainan.

pada awalnya gue merasa, "she's gonna be like his ex, we'll wait and see". tapi semakin gue mendapatkan penjelasan dr dia, semakin gue takut kalo hubungan kali ini akan berhasil. gue takut untuk mengaku kalah, gue takut akan kehilangan sosok yang paling membuat hidup gue bahagia selama beberapa tahun belakangan.

lalu Tuhan, entah bagaimana caranya, selalu memberikan orang-orang terbaiknya untuk datang ketika gue sedang dihancurkan. iya gue sedang merasa hancur ketika orang ini datang. nothing special at first. dan mungkin terlalu terlihat bagaimana dia ingin sekali dekat dengan gue pada saat kita latihan. bagaimana dia berusaha untuk membuat kontak dengan gue dan bagaimana dia berusaha untuk membuat gue seperti putri.

gue sangat paham typical cowok playboy yang manis ke para gebetannya, gue menjadikan hati lama menjadi benteng pertahanan untuk tidak jatuh ke dalam muslihatnya *apaan sik?* apalagi dengan sifat-sifatnya yang sangat amat sangaaaat gue benci. cemburu, overprotektif, egois, tempramen, playboy. bam! nggak ada satupun kesan baik yg tergambarkan pada awal-awal pendekatan kita, dan yang hubungan paling aneh yang pernah gue punya tuh ya sama anak ini. kita pacaran aja enggak, kenal juga baru tapi berantem setiap hari nggak pake putus.

anak ini selalu bikin emosi gue meluap. membuat semua energi gue menguap dan terkuras habis. gue tenggelam ke dalam perdebatan yang nggak pernah gue bayangin bisa kita perdebatkan. sampai akhirnya satu topik itu muncul, dia mencoba jujur dengan perasaannya. tidak, dia tidak bilang mencintai gue apalagi menyayangi. I know that I would yelled at him if he did. because it's all bullshit. he was trying to be honest, he told me that he was interested at me, and tried to love me. tapi dia bilang gue kelihatan masih belum bisa move on dan dia mencoba untuk berhenti.

entah emang gue yang gak mau kehilangan fans atau gimana *uhuk fans* gue malam itu berusaha meyakinkan dia kalo semua butuh proses, dan gue nggak secepat itu untuk mengubah perasaan gue yang tadinya teruntuk anak bebek kesayangan, menjadi untuk sang pemimpin berkarisma. dan kita berdebat akan topik yang sama berulang-ulang selama beberapa waktu. dan mempermasalahkan hal-hal receh yang terjadi setiap hari.

bukankah seharusnya pdkt itu berisi hal-hal indah didalamnya? bukankah pdkt itu membuat pasangannya merasa baik? tapi kita enggak, he let me down. berulang-ulang sampai gue nggak kuat lagi. gue berusaha tinggalin dia. gue berusaha menjaga benteng gue agar tidak runtuh. tapi suatu sore, gue tiba-tiba terpikir sesuatu, dan kata-kata itu meluncur begitu saja kepada salah seorang sahabat.


"kayaknya gue mau move on deh"

iya move on. nggak salah baca kok!


gue teringat percakapan waktu gue sama dia abis jalan bareng seharian, "kamu sih, kalo ada apa-apa nggak pernah ceritanya sama aku. apa-apa ke mantan, apa-apa ke mantan, pengen balik lagi kali sama mantannya?" dan gue sanggah dengan, "apa salahnya berteman? toh kita udah sama-sama move on kok" dengan intonasi yang tinggi khas amarah sang raja singa. maka dari itu, gue mencoba untuk mencurahkan perasaan gue ke dia.

"kamu sibuk? aku mau curhat dong? kayaknya aku mau move on deh"

gue berpikir dengan gue membuka obrolan seperti ini, responnya akan bagus. dia akan melihat peluang gue membukakan hatinya untuk dia. ternyata gue salah. dia marah besar, jauh dari apa yang gue harapkan. kita berdebat hebat, seperti perdebatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. dan berakhir dengan... dia berniat untuk melepaskan gue gitu aja.

men bayangin, disaat lo mau membuka perasaan lo untuk orang yang bilang dia suka sama lo tapi diaaaa malah marah dan menyalahkan apa yang sudah terjadi ini adalah sebab dari perbuatan lo dan dia meninggalkan lo gitu aja. sakidh men sakidddddddhhhhhh (pake d sama h)

but life must go on kak. agar tidak depresi, gue berusaha mencari bantuan sebanyak-banyaknya. dimulai dari sahabat gue. sebut aja namanya cila, setelah gue menceritakan hal yang sangan rumit itu, dia menanggapinya dengan, "ya salah elu, **** nggak salah kok, dia bener menurut gue dan gue setuju sama yg diomongin ****, blablabla"

*aku mau mati aja disalahin* wkwk

gue mencoba untuk mencerna dalam dalam. ya... emang kalo dipikir-pikir ini salah gue sih dan iya juga ada benarnya pikiran anak ini. lalu gue nggak tau harus berbuat apa, dan minta petunjuk kira-kira gue harus bagaimana? dan gue mencapai pemikiran, "lo harus berubah, bukan demi doi, tapi demi lo dengan versi yang lebih baik"

karena gue pernah baca salah satu quotes yang entah gue liat dimana, "jodoh itu merupakan cerminan dirimu". deng! gue harus lebih baik lagi kalo mau punya jodoh yang baik. gue nggak bisa terus menerus mempermainkan perasaan orang lain. memberikan label playboy ke orang itu, padahal dirinya sendiri nggak jauh berbeda.

gue mencoba untuk menghubungi dia lagi. tapi apa yang pernah baik tidak akan menjadi sama lagi kan setelah dirusak? begitu pula dia, sikapnya berubah menjadi sedingin salju. bahkan dia dengan jelas mengabaikan keberadaan gue. sampe gue nggak tahan dan ingin stop rasanya.

akhirnya gue menghubungi seorang sahabat, sebut saja om. om mengatakan, "kalo capek berhenti aja dulu, nggak usah mikirin siapa-siapa. karena lu perempuan dan takdir lu adalah dipilih, tapi lu berhak memutuskan akan lanjut atau enggak. inget ya berhenti, istirahat jangan batu".

dan gue berhenti. rasanya jauh lebih baik. lebih hidup. lebih tenang dan emosi gue mereda. dia mulai hubungin gue dan berusaha untuk memainkan emosi gue pun gue nggak terpancing sama sekali. gue bahagia jadi orang yang baru.

hingga pada akhirnya, saljunya pun mencair. sikapnya kembali hangat. bahkan lebih hangat dari biasanya. dan entah dengan magic apa, kita nggak pernah meributkan hal-hal receh lagi. yang ada hanya senyum senyum tipis yang bergurat diwajah ketika kita chattingan. chat kita pun nggak se-kaku dulu, kini lebih dinamis, penuh dengan emosi positif.

pertemuan pertama pasca kami "rujuk" kembali pun tercipta. dia memeluk gue, dengan berbisik, "aku kangen kamu, yang, kamu nggak kangen apa?" yang gue respons dengan senyuman dibibir. pertemuan itu cukup singkat, namun sangat-sangat menyenangkan. pertemuan hari itu ditutup dengan ciuman mesra. baru kali itu gue melihat wajahnya begitu dekat. senyumnya manis, matanya indah. dia tampan. lalu dia mencium gue sekali lagi, dan bergegas pergi ke kampus.


Tangerang Selatan, Mania, 24 Maret 2017

Lans

Monday, 20 February 2017

Instant Karma

Posted by wulansetya at 13:58 0 comments

do you believe in karma?

kalo gue sih yes. ya selain memang di ajaran agama gue sendiri itu memang mengharuskan gue untuk percaya dengan adanya karma. what goes around comes around. ya gitulah.

kadang ada karma yang bisa lo dapatkan saat itu juga, tapi ada juga karma yang lo dapatkan bertahun-tahun kemudian. disaat lo juga udah lupa pernah melakukan hal itu. dan teringat kembali setelah karmanya berlangsung, get that?

gue sedang mengalami hal yang ke dua. dimana gue lupa pernah melakukan suatu hal, dan teringat kembali setelah karmanya berlangsung.


perbuatan baik, selalu dibayar dengan kebaikan. begitupula sebaliknya, perbuatan buruk, akan selalu dibayar dengan keburukan. lo akan memetik apa yang lo tanam. gue sedang memetik karma buruk hahaha dan gue baru menyadari ketika seseorang datang ke kehidupan gue dan melakukan hal yang sama persis seperti yang pernah gue lakukan ke seseorang.


apakah gue menyesal? yes, for some reasons.


tapi dengan ini akhirnya gue belajar. ternyata nggak enak loh diperlakukan seperti itu. padahal,  dua tahun belakangan, gue memang tak melakukan hal itu, gue mulai berbenah untuk satu hal yang lebih baik. untuk jadi pribadi yang lebih santun dan tidak meninggikan ego diatas segala-galanya. dan ketika tiba-tiba diperlakukan seperti apa yang pernah gue lakukan, gue cuman bisa ketawa getir, sambil ngebatin dalam hati, "oh begini ya karma? betapa sakit hatinya orang yang pernah gue sakitin, gini ya rasanya sakit?"


dan orang yang datang itu, yang mulanya gue pikir cuman mainan. yang dengan sombongnya, gue cap bocah playboy, tukang bohong, nggak bisa dipercaya dan bilang nggak akan naruh hati, sekarang sedang mengobrak-abrik pertahanan gue. Iya sih ngerti, playboy dimana-mana manis, mainnya cantik, apalagi kalo sudah berpengalaman. baper-baper dikit pasti ada lah, nggak bisa dipungkiri dan dielakan.

yah, mungkin ini yang namanya instant karma.

Tangerang Selatan, Mixed Affrctive, 20 February 2017

Monday, 13 February 2017

Berbicara Tuhan (2)

Posted by wulansetya at 11:56 0 comments

siang ini gue nemu satu postingan di salah satu official account di line yang mana membuat gue sedikit tergelitik dan ingin sekali membuka kolom komen.

yang dibahas saat itu adalah mengenai kutipan ibu R.A Kartini "Agama memang menjauhkan kita dari dosa, namun seberapa besar dosa yg kita lakukan atas nama agama?".

wah, bakal rame nih kayaknya. dan gue lihat kolom komen. tanggapannya beraneka ragam.. mayoritas komennya mendebatkan salah satu agama samawi. yang memiliki front pembelanya sendiri~

ada pula yang bersikap apatis.

well, gue sih mencoba untuk netral. gue meyakini agama apapun pasti mengajarkan umatnya kebaikan, bukan sebaliknya. tapi manusia itu kan memiliki karakter yang pula berbeda, dan nggak setiap manusia mau mengamini apa yang tertulis di kitab agamanya, nggak semua manusia mengerti arti yang terkandung dalam kitab agamanya.

dan belajar agama selama 13 tahun di sekolah dan perguruan tinggi, bukan berarti kamu bisa memahami seluruh makna dari sebuah kitab suci. mungkin, butuh waktu seumur hidup untuk kita mempelajarinya.

belum lagi manusia yang mudah tersulut emosinya, yang mudah sekali untuk diberikan dogma-dogma yang sebenarnya, mungkin tidak diajarkan dalam agamanya, namun karena keterbatasan pengetahuannya mengenai agama, mereka pun terpancing. mereka ini tidak tahu apa yang sebenarnya mereka lakukan.

agama yang baik tentunya tidak akan mengajarkan kita untuk saling menyakiti bukan? agama yang baik akan selalu mengajarkan kita untuk saling menyayangi sesama makhluk hidup. bukan hanya manusia, tapi juga hewan dan Tumbuhan.

kejahatan dan kebaikan itu apakah mutlak atau relatif? jika dipandang dari sisi agama sih seharusnya mutlak ya?


tapi siapakah yang membuat aturan itu? Tuhan?


lalu bagaimana cara Tuhan menuliskan aturannya? kitab?

lalu,

apakah Tuhan menciptakan manusia lahir ke dunia untuk saling menyakiti?


Tangerang Selatan, Mixed Affective, 13 February 2017

Monday, 1 August 2016

[Random Talk] Holy-day part. 1

Posted by wulansetya at 09:24 0 comments

hallo! ini adalah hari ke 35 gue berada di bali. asam manis pahit asin semuanya saling melengkapi pada liburan gue kali ini.

terlalu banyak hal yang kayaknya mesti banget gue tulis, yaaa biar bisa gue baca suatu saat nanti. sebenernya sih gue pengen let it be in ajaaa gitu, enggak usah ditulis apalagi di publish gini di blog. cuman yaaa sayang aja sih kalo ceritanya menguap gitu aja dari pikiran gue~ *ya bilang aja males lan*

hari ini sih gue abis jalan sama si bep. ya enggak kemana-mana juga sih. makan di mess, nonton, ke sanur yang cuman beli gellato doang, sampe yang galau nyari makan. dan akhirnya makan di kfc gatsu. ditambah ada dea sama eja.

minggu depan sih ada rencana buat mantai gitu berempat sama kak yudha, dea dan si bep. tadinya sih mau ngecamp gitu. cuman ternyata kak yudha dv bisa ngecamp dan harus balik. belom diomongin lagi sih gimana gimananyaaa. semoga aja bukan sekedar wacana~

eh ini random talk aja ya? haha

anyway, gue melakukan kesalahan lagi, lagi, lagi dan lagi. ga paham sih, apa hal itu masih bisa dikatakan kesalahan? soalnya kan gue nggak bego-bego banget buat ngulang kesalahan yang sama. dan gue ngerasa kali ini emang berlebihan sih. tapi entahlah. toh gue nggak paham juga harus bahas ginian sama siapa?

kalo cerita sama kakak nanti yang ada dipecat jadi adek langsung wkw, sama emak juga nggak mungkin kan apalagi sama bokap. habis ntar anak orang wk. mungkin, disimpan dalam hati saja.

ngomongin soal hati, random sih. cuman gara-gara tadi si bep buka galery foto dan nunjukin foto nba*w, sekarang jadi keinget sih. udah biasa sih perasaannya ke dia. cuman entah kenapa ngerasa terusik aja. apalagi dibuat bercandaan bareng sama si bep. mungkin lagi lagi gue masih diuji, seberapa banyak gue udah move on dari nba*w. apakah masih ada yang tertinggal? atau udah pindah sepenuhnya?

gue jatuh hati, terlalu dalam sih menurut gue. cuman as usual, yang gue suka bilang belum bisa. halah. gue mencoba untuk mengekspresikan apa yang ada di dalam hati. karena gue nggak mau kejadian yang sama terulang lagi. tapi entah kenapa gue ngerasa sama bodohnya. mencintai orang gang bahkan nggak mencintai gue. tapi nggak tau kenapa, gue merasa okay dengan hal itu. gue ngerasa akan ada waktunya gue ada effort mencintai dan dicintai balik sama orang itu. bukan yang main-main, bukan yang gue terima karena cuman disukain.

eh iya balik lagi soal liburan! wkwk

gue ke bali bareng sama sahabat suka-duka-kulineran gue, dets. dia disini sekitar 6 hari gitulah, pas masih bulan ramadhan. alhasil dia liburan dengan puasa dong man! haha kita di badung 2 hari dan sisanya ke buleleng.

kita ke buleleng di hari ke 2, barengan sama riad dan kak yudha. nginep sehari di rumah mereka. lalu besoknya kita jalan ke air panas banjar dan krisna oleh-oleh. niatnya sih mau makan malem diluar juga atau karaokean gitu. tapi nggak bisa ternyata karena disana nggak sebebas itu *sigh*

besoknya kita jalan lagi, ke pantai dolphin dan ke warung tepi bukit. di pantai cuman numpang foto-foto doang. nggak ada satupun yang mau nikmatin dengan main air di pantai atau sekedar main pasir. perut lapar karena belum terisi *ya menurut ngana?* akhirnya kita pergi makan ke warung tepi bukit itu. pemandangan dari atas bukitnya itu bagus banget. kita bisa liat kota bahkan pantai dari sana. sayangnya gue nggak bawa ponsel atau kamera buat mengabadikan momen disana. tapi otak gue merekam semua keindahannya kok. nggak nyesel!

dan anyway di hari itu sebenernya penuh dengan drama. dramanya dimulai saat iyad tiba-tiba ada kerjaan, eka marah-marah karena kita bakal ngaret, gue yang dimarahin iyad karena ngedesak agar selesaiin kerjaan nanti aja, dan nggak tau tujuan kita yang sebenernya mau kemana. sampe akhirnya gue bisa rayu dia dan kita semua berangkat. di tempat tujuan masih drama juga. berantem di lokasi tapi ngobrol bahkan nyanyi bareng pas di motor. anyway, dia masih bangjek pribadi gue wkwk.

lalu hari selanjutnya gue ke air sanih pagi-pagi buat berenang lagi! ya nggak pagi juga sih, udah jam 11an gitu mataharinya udah terik banget. untungnya disana sepi. banyak banget yang berubah dari terakhir kali gue kesana barengan riad. sorenya kita balik ke denpasar dan menutup hari dengan karaokean bareng.

besoknya sih si dets harus balik ke jakarta. subuh-subuh gue anter dia ke airport dan kisah gue pun bermula disini.

umm kayaknya gue harus buat beberapa part deh ya.. kepanjangan ini khak~ bhay

Badung, Mixed Affective, 1 August 2016

Saturday, 9 July 2016

Dilemma

Posted by wulansetya at 11:39 0 comments

hello again! agak lebih melow dari biasanya. padahal masih di bali, pulau yang selalu bikin gue rindu~

banyak banget rasanya yang gue pikirin akhir-akhir ini. masalah cinta sih yang utama. gue pernah berpikir untuk mendewasakan ego sebelum memulai suatu hubungan. gue tidak pernah berkeinginan untuk memaksakan perasaan orang lain terhadap gue.

gue yakin dengan keputusan yang telah dipilih sebelumnya, bahwa, kita masih belum dewasa untuk memulai suatu hubungan. kita masih sama-sama berfokus pada ego masing-masing. dan kita masih haus dengan segala bentuk kebebasan.

tapi, dengan beberapa hari gue menginjakkan kaki di pulau ini dan melewati hari dengannya. tiba-tiba muncul hasrat untuk memiliki, bahkan cemburu.

gue dilemma parah.

gak seharusnya gue punya hasrat untuk milikin dia saat ini. gue nggak ingin membencinya secepat itu. gue masih ingin terus menyayanginya, menjaga hatinya sampai kapanpun. gue ingin jadi orang yang selalu bisa dia andalkan, jadi tempatnya melepas segala kepenatan dari rutinitas. sama seperti gue mengandalkan dia dan menjadikannya penawar dikala lelah.

gue nggak ingin benci terlalu cepat. iya, karena gue anaknya suka berekpetasi lebih. dan dia anaknya sungguh menjengkelkan hingga kadang ngebuat gue bete setengah mampus. gue takut dikecewakan. kalo gue udah terlalu sering kecewa, lama-lama gue akan jadi orang yang menyebalkan.

gue nggak pingin hal itu terjadi. karena gue sayang sama dia.

mungkin gue sedang diuji, seberapa ikhlas perasaan gue ke dia.

Badung, Mixed Affective, 9 july 2016

Wednesday, 6 July 2016

[Random Talk] Unexpected Question

Posted by wulansetya at 18:31 0 comments

hai blogland!

ketika menulis ini, gue sedang di perjalanan menuju Pura Dalem Ped, diNusa Penida. pagi buta men kita berangkat. ini masih sangat gelap. gue hampir nggak bisa tidur semalaman. tapi ditemani riad begadang sampe jam 1 pagi~

nggak usah ditanya seberapa bahagianya gue saat ini ya, punya orang yang sangat bisa diandalkan dan bisa menguatkan. gue mau puas-puasin untuk mandang dia secara langsung sebelum gue pulang.

anyway ada kejadian lucu! kemarin, gue abis jalan sama sepupu-sepupu dan satu keponakan gue. balik jalan dia line gue untuk beliin es krim, tapi karena gue jalan kaki, jadi nggak gue beliin *evil laugh*

sampai rumahnya, dia lagi main-main dengan anjingnya~ setelah salaman sama mama, gue langsung menghampiri doski dan bilang, "ice creamnya nanti aja ya. kau beli sendiri" setelah ngobrol ngobrol, lalu gue dan dia memutuskan untuk masuk ke dalem rumah.

di dalam rumah, ada eka, mama, mbok ratih (kakaknya riad), mitha (adeknya riad). mereka lagi ngobrolin tentang kejahilan riad ke adeknya tadi pagi. ngobrol ngobrol ngobrol. tiba-tiba mama bilang ke gue, "lan, cariin je riad pacar, anak kayak gini keburu lapuk ntar".

gue diem.

riad diem.

kita saling pandang sesaat, lalu gue senyum ke mama. gue nggak bisa mengucapkan sepatah katapun.

iya lah maaaa, aku sayang sama anak mama loh iniiiii, masa suruh aku cariin pacar buat orang yg aku sayang?

enggak. gue nggak ngomong gitu ke mama kok. cuman dalam hati saja.

lalu kitapun melanjutkan obrolan seperti biasa. tanpa menjawab permintaan mama, tentunya. diruangan udah mulai sepi. cuman tertinggal gue, mama, riad dan mbok ratih. gue tiduran di samping mama. tapi riad ngejahilin gue, dia nggak mau gue tidur disana~

dia seakan tahu sama perasaan gue yang awkward banget diminta kayak gitu sama mama. setelah mulai mencair. bapaknya masuk dan bilang ada mangga diluar, kalau ingin bisa ambil dan makan. tapi gue menolak, sampe akhirnya riad bawa kabur hh gue keluar, dan mau nggak mau gue harus ambil balik hhnya

tapi dia nggak ngasih handphone gue begitu saja~ dibacain line gue, instagram sampe notes beginipun dibaca -_- sampe tiba-tiba dia minta gue duduk di sebelahnya untuk foto bersama.

tumben!

dan dia mengambil beberapa foto kita berdua. salah satunya (yg paling mending dari yang lain) gue upload di path. yang biasanya nggak pernah mau diajak foto berdua, tiba-tiba mau diajak foto, bahkan dia yang ngajak~

sejenak gue lupa masalah pacar pacaran. gue menghampiri mama yang lagi ngobrol sama tante gue, ternyata bahasnya pacaran juga. dan mama nanya ke gue, "kamu masih kan pacaran sama orang bali?"

eh what? "it's so last yer ma, udah nggak aku mah single happy~".

aku maunya anak mama aja. yang itu tuh~ :p

with love,

Bangli (menuju Nusa Penida), Mixed Affective, 6 July 2016

Saturday, 18 June 2016

[Random Talk] Lipstick, Beauty Blog

Posted by wulansetya at 02:03 0 comments

egile, gue lagi kepingin banget beli lipstick! kepinginnya tuh udah kepingin level pengen ngemil. geregetan gimana gitu haha

sumpah loh, racun lipstick tuh kayak dimana-mana bertebaran tapi enggak ada yang kebeli. dan gue pun nggak masukin lipstick sebagai wishlist gue karena gue mikir kalo bisa beli itu kapan aja gue pengen.

tapi boookkk ngeluarin uang buat beli lipstick ternyata lebih susah daripada ngeluarin uang buat nonton pelem di eks eks ai. giliran udah sampe konter kosmetik, mulai dari warnanya yang nggak ada lah, sampe bingung milih warna! giliran udah tau apa yg mau dibeli, mikir lipsticknya kurang worth untuk harga segitu mending nambah dikit beli yang bagusan. gitu aja terus sampe Raisa nggak LDR lagi~

gue sih berniat bikin list 12 lipstick yang harus gue cobain selama 12 bulan. jadi kayaknya nanti tiap bulan gue bakal beli satu lipstick baru yang udah gue tentuin sebelumnya, selama 12 bulan *eh paham nggak sih?*

and anyway, gue mau promosi dikit, gue punya beauty blogggghh yaaaaayyyyyy *sorak sorai bergembira* baru sih dan belom ada content sama sekali. ceritanya mah baru sof loncing wkwk kalo mau baca kindly visit aja turquoispeach

oke ai think inaf fo tudey yas~
blog ini emang selalu nggak penting kan ye? wkwk

Tangerang Selatan, Mixed Affective, June 18th 2016

Sunday, 22 May 2016

[Random Talk] Move On = Mitos

Posted by wulansetya at 00:08 0 comments

LOOK LOOK! siapa yang bilang ulan move on? bilang sama gue!

barusan n.. *ilang sinyal* love video ogut di instagram. terus terus gue hebring sendiri dong, khak. teriak teriak, loncat kegirangan, padahal kalo orang normal (baca: ga ada perasaan), pasti ngerasa "elah biasa aja, baru di love doang".

eh sis kayaknya kita beda dunia deh :))

gue juga enggak paham sih kenapa bisa seheboh itu reaksinya pas liat notification di hh. yang jelas seketika hormon endorphine dalam tubuh gue keluar dan memberikan rasa nyaman yang membahagiakan *tsakeup gak tuh bahasa gue?*

every little thing that he did. I just LOVE IT!

sounds crazy.

belom ada sebulan loh gue bilang mup on, khak. penyakit berbau doi kayaknya perlu gue hilangkan nih. bahaya men bahayaaaaaaaaa *tutup mata*

lalu pangeran? masih di hati kok, tenang. 

***

about the video, he's Rayi from RAN, rapping a song titled "Jadi Gila". I just love their song. and I knew he love them too.

jadi tadi ceritanya gue ke closing mzr cup, annual event di sekolah gue. kali ini guest starnya RAN *aaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkk* rela dateng ke monjer cuman buat nonton RAN terus balik makan keluar.

gak paham aselik sama orang yang suka take video di konser gitu. nggak nikmatin eventnya banget sih. barusan nyoba dan ternyata emang butuh effort banget buat dapetin video yang bagus dan nggak goyang goyang.

aku kok sebagai penikmat musik malah risih nggak goyang goyang waktu denger musik wkwkwk *ki opo ta, lan?* I mean ya dateng ke konser musik ya buat gue sih, jelas untuk nikmatin musik, nikmatin mahakarya Tuhan (baca: RAYI), sama joget. karena musik tanpa joget rasanya kurang, khak. bukan yang cuman diem, ngerekam video tanpa enjoy the eventnya.

moonzher cup tahun lalu aja gue nggak punya videonya sama sekali, karena.... nggak kepikiran. gue terlalu asik dancing, karena seriously, dijenya keren-keren, musiknya asik banget, and I just couldn't stop dancing hahaha

nanti mungkin akan gue tulis full event reportnya~

orite, see you later on my next post!

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 21 May 2016

Friday, 20 May 2016

[Course Life] Kisah Kakak Pelatih

Posted by wulansetya at 22:13 0 comments

"hai lan, baru datang?"

seseorang itu menyapa gue yang baru aja masuk ke tempat kursus yang sering gue omongin itu. itu adalah kak ferdi, vocal coach gue.

"hallo, kak! iya nih" gue membalas sapaannya dengan senyuman termanis yang gue miliki. hari ini gue memakai tanktop dengan aksen prints di depannya, cullotes biru donker kepunyaan ibu, lace loose cardigan, sandal jepit bermote, memakai bedak tipis-tipis dan lipstick nude favorit serta rambut bergaya pony tail.

"kamu keliatan dewasa kalo kayak gini" tiba-tiba tangannya sudah dirangkulkan ke bahu gue. "kamu masih belum punya pacar kan?" tanyanya tiba-tiba

"hahahah belom lah" jawab gue bercanda. padahal pikiran gue melayang ke sosok laki-laki yang jaraknya beratus-ratus kilometer dari tempat gue berpijak. hallo bapak super sibuk!

"mau nggak jadi pacar kakak?" kata itu terlontar tepat ketika kita memasuki kelas.

dan jawaban spontan gue, "puhahahaha, makasih loh kak"

"apa?" tanyanya

"..." gue gak menjawab sepatah katapun. karena gue sih paham itu cuman bercanda, jadi yaaa gue nggak berusaha untuk seriusin juga kata-katanya.

lalu dia bilang, "kamu mirip banget sama teman kakak namanya yaya" dia berusaha untuk mencari kontak whatsappnya, lalu menunjukkannya ke gue. "mirip kan?"

"yang ini?"

"iya, mirip ya? wajahnya bali bali gimana gitu"


***

skip skip

gue sih enggak ngerasa baper sama sekali dengan apa yang terjadi sebelum-sebelumnya. well, sebelumnya sih dia cuman bilang, gue cantik lah, kalo belum punya pacar mau dipacarin. atau ketika doi tau gue udah putus, dengan santainya bilang 'daftar dong jadi pacar kamu?'

karena gue nganggep itu semua bercanda aja sih, nggak yang serius-serius banget. suasananya juga lagi dalem kelas biasanya. ngerasa kayak angin lalu aja lah gitu. sekarang bercanda sepuluh menit kemudian... lupa.

dan barusan juga gitu. langsung lupa dan nggak anggap serius. eh tapi tiba-tiba sampe rumah kok baper ya? kepikiran nggak biasanya dia mau ngelatih gue jam 8 malem, hari senin pula di minggu depan. ya paham sih buat konser. tapi kan kan.... akoh capek jangan dipaksa juga sih~

yawdalah vye~

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 20 May 2016

Wednesday, 18 May 2016

[Random Talk] Drama Queen Try to Watch Drama

Posted by wulansetya at 21:51 0 comments

hai mau curhat lagi yes~ siapa tau berguna demi pembangunan di planet Jupiter! *sikap*

oke jadi beberapa hari yang lalu gue ngerasa mood gue sudah mulai masuk mania, tapi ternyata enggak sodarah sodarah, masih mixed affective. yawdalah, jadi belakangan ini mood gue sudah kayak roller coaster. naik turun.

untungnya sih yaaa masih ada penyelamat dikala lelah. ya, si pangeran kodok, masih setia buat menghilangkan rasa gundah gulana dihati~ gimana enggak sweet? kayaknya nih anak doang gitu yang peka harus berbuat apa disaat gue bilang, "not better yet" saat dia bertanya "gimana moodnya?". ah makin harus kuat berlari ini sih.

sebenernya sih gue ngerasa unmood buat hal yang nggak perlu. cuman gemes aja gitu liat di timeline wara wiri. rasanya mau gue sindir. tapi ntar anaknya baper terus kegeeran karena ngerasa diperhatiin. duh ilah khak hahahah yaudah ditahan-tahan ajaaaa. *inhale-exhale*

mungkin suatu saat kalo gue udah gumoh, demi ketentraman jiwa raga ini, gue akan hide orang itu selama-lamanya dari timeline gue~ *evil laugh*

dan barusan mikir lagi...

harusnya elo bahagia aja lan, udah terbebas dari segala drama yang menerpa. sekarang tinggal nikmatin aja drama yang ada di timeline lo. siapin pop corn plus soda biar seru. kalo perlu bawa temen. ketawain bareng.

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

gue nggak sejahat itu sih guys~ tenang aje kok. jangan baper gitu ah. :3

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 18 May 2016

Sunday, 15 May 2016

Cara Menjadi Waras

Posted by wulansetya at 22:11 0 comments
hi~ jaman sekarang tuh kayaknya gampang banget ya buat stress? ditolak gebetan, stress. tugas numpuk, stress. nganggur dirumah, stress. uang jajan habis, stress *curhat*

kalo stress biasanya esmosi itu lebih tak terkendalikan. sementara kita harus waras setiap saat~ cara menjaga kita tetep waras itu sebenernya nggak bisa dibilang gampang juga, gaes! tapi bukan berarti nggak ada. kira-kira apa aja ya yang bisa ngebuat wanita muda bergairah kayak ekeu ini tetep waras?

hahahaha anjir gue mau ngakak sama kalimat diatas :))

1. Piknik~
ah basi lo lan. nenek-nenek joget juga tau kalo piknik bisa release stress -_- ya emang gue basi, maapin wulan ye :( masih banyak tempat-tempat kece yang emang mesti di eksplor dan cocok buat piknik. bareng keluarga, teman atau orang terkasih bisa nambah mood seribu persen!
balik dr piknik pikiran fresh dan waras lagi ha ha ha~

2. Makan
iya sesimple makan pun bisa release stress dan ngebikin pikiran jadi waras lho! pernah denger tagline iklan "kalo laper rubah orang" kan? wakakak yaudahlah nggak perlu penjelasan lagi. jadi laper ogut :(

3. Shopping
wanita mana yang nggak suka shopping? even cuman window shopping aja udah bikin hati tentram banget yes, sis?

nah biasanya kalo suasana hati gue lagi buruk banget dan nggak ada moodbooster sama sekali, belanja itu jadi sebuah alternatif. agar hidup nggak gonjang ganjing! sebatang lipstickpun akuh sudah bahagia :3

4. nonton drakor/variety show koryah!
biasanya sih gue nonton drakor yang lucu gitu, yang ringan-ringan jalan ceritanya. karena gue udah bad mood dan akan gak waras kalo gemesh gemesh sama drama yang kebanyakan nguras esmosih.

gue juga suka banget nontonin running man, simply, karena lucu. lucunya ga ada obat! kalo udah bikin ketawa, dijamin bakal waras sis! :))


nah kalo udah waras saatnya kalian menjalani hari dengan indahnya! inget marah-marah saat stress itu gak baik buat kesehatanmu, bisa cepet mati, karena tua sudah begitu mainstream :p

well, itulah cara menjadi waras versi gue, kalo versi kalian gimana sih? share di comment box dong hihi

see ya :*

Friday, 13 May 2016

[Random Talk] Drama Pagi Hari

Posted by wulansetya at 09:01 0 comments

hello (from the out side) *dijitak rame-rame*
sesuai dengan judul postingan ini, gue akan menceritakan bagaimana dramanya pagi hari yang cerah ini~

karena semalam gue ngobrol tentang hal yang mistis-mistis sama si anak bebek, guepun memutuskan untuk tidur di kamar adek gue. hooh, ogut parnoan anaknya, khak.

pagi *baca: subuh* gue dibangunkan oleh alarm yang udah gue set di jam 4 pagi. adek gue udah mencak-mencak gara-gara gue ga bangun padahal alarmnya di kuping gue. akhirnya gue bangun dan mencharge hp karena...... ya lowbat lah masa iya dia lelah~

nggak lama, alarm gue bunyi lagi, iya gue emang masang banyak alarm, in case gue kebo dan ga bangun-bangun :)) tapi segera di susul dengan bunyi.. praaakkk. gaes, hape gue jatuh gaes. gue langsung melek dan ngeliat handheld gue udah berantakan. batere, handheld, casenya, misah semua. dalam kondisi yang sangat panik, gue berusaha buat nyatuin benda-benda yang berceceran tadi.

dalam kondisi deg-degan parah, gue coba buat nyalain. untungnya nyala! lalu gue test sana sini buat mastiin kalo hh gue baik-baik aja. dan syukurnya hh gue selamat! nggak minta masuk rs, sehat sentausa!
oke setelah drama itu selesai, gue balik mencharge dan taruh hh gue di tempat yang udah gue pastiin, aman.

yawes gue balik bobok, tapi nggak lama gue mikir, gue mesti bangun lagi nanti untuk matiin alarm dan karena gue anaknya mageran akhirnya gue putusin buat balik kampuang ke kamar tercinta.

di kamar, gue bukannya langsung tidur lagi, tapi malah buka instagram. line. path. dan tiba-tiba aja udah buka online shop.

di postingan gue yang ini. gue ngincer wedges dari IwearUp kan, ituloh kepunyaan Diana Rikasari, si fashion blogger kece ituh. masih nggak tau? go ask mbah gugel! infonya banyak! banyak *eh*

nah pas gue asik nge googling, gue nemu hijup jual IwearUp Luna Green yang gue incer. gue mikir, wah lumayan nih nggak perlu nunggu 2 minggu buat dapetin sepatu inceran. hatiku gembira. pas gue buka... guys, barang yang gue pengen ternyata lagi DISKON! siapa sih cewek yang ga suka diskonan?

tanpa pikir panjang gue langsung cek measurement table yang ada di website up. since, ukuran gue yang biasa, 39 udah sold. kan ga mau nyerah sama harga sale. ternyata ukuran 38 itu sepanjang 24,5 cm. gue sampe ambil penggaris dan ngukur kaki gue, ternyata panjangnya 24cm. oke gapapa gue ambil size 38. dan sisa sebijik pemirsaaaaah.

nah drama dimulai sejak gue klik add to cart. biasanya kan langsung muncul form order atau minimal ada notifikasi lah ya kalo ordernya udah masuk ke cart. ini nggak ada sama sekali dan malah ngereload page itu. lalu gue liat shopping bag yang ada di pojok kanan atas.. ternyata sudah terisi. beklah~

akhirnya gue isi form payment. sampe gue stuck di pengiriman. jadi di website hijup ini ada 2 pilihan COD, COD Reguler sama COD Next Day. gue ga paham apa bedanya, sampe gue ubek-ubek websitenya tetep nggak nemu penjelasannya, akhirnya gue putuskan untuk message adminnya. tapi yaaa karena gue belanja itu di pagi buta, ya ga ada admin yang online :/

akhirnya gue memutuskan untuk pake COD Reguler. setelah itu gue klik next. tiba-tiba.... orderan gue ilang pemirsah! iya ilang. sedih kan? akhirnya gue ulang lagi proses ordernya. dan gue cek ukuran 38nya SOLD OUT! astagadragon. SIAPAKAH WAHAI MANUSIA YANG ONLINE SHOPPING SEPAGI ITU? gue punya saingan ternyata :(

tapi gue nggak nyerah dong, gue liat lagi meassurement table di websitenya *dan setelah gue selesai order gue baru liat kalo meassurementnya juga ada di website hijup* ternyata size 37 itu, punya ukuran 24cm. bakal ngepas banget di kaki gue.

tapi yaudahlah akhirnya gue pesan. karena ga mau nyesel udah sia-siain sale yang ada.

skip. skip. akhirnya gue ga gagal order kali ini.

lalu gue iseng kan buat cek orderan di akun hijup. guys, ternyata si size 38 itu ada di order recap gue, cuman emang belom finish. gue nyesel order size 37 :(

shower mana shower?

dan guys percayalah dramanya belom tamat. ketika gue nulis ini post, tiba-tiba tulisannya ilang. mana belom ke save. terus gue males nulisnya lagi. sakit hati gegara drama sendiri.

tapi karena akoh anaknya suka stress sendiri kalo nggak cerita dan ga bawel, akhirnya tulisan ini gue tulis ulang. ya kayak yang sekarang kalian baca *nggak ada yang baca lan* :')

yaudahlah ya.. semoga dramanya ga berlanjut. adek sedih sial mulu, khak. bhay!

Jakarta, Mixed Affective, 13 May 2016

Tuesday, 3 May 2016

Less Drama, please!

Posted by wulansetya at 21:19 0 comments

kali ini gue nggak mau berjuang sendirian. gue harus berjuang untuk diri sendiri. kalo emang sudah pantas untuk dicintai sm doi ya kita fight bareng. less drama!

gue benci sama drama dramaan. yang gue butuhin itu cinta bukan dramanya. I hate for being dramaqueen. bukan apa2 tapi emang itu melelahkan. apalagi gue sm dia terpisah jarak. no no no no, I have to beat myself before I ruin my own relationship!

dan gue juga belum tahu pasti dengan apa yang ada dipikirannya. well, sebenernya mudah dengan lo lihat makna terselubungnya. tapi kadang otak ga semudah itu untuk menangkap apalagi mencerna semua kode kode yang bertebaran. belum lagi kalo ternyata itu bukan kode. ugh.

but on top of it. gue teringat salah satu kalimat yang diucapin kinoy saat kita sedang supper di nasi goreng mafia, "ungkapin perasaan bukan berarti lo nembak dia. lo ungkapin aja perasaan lo, yang namanya cowok pasti dia mikirin kok perasaan kita". noted. anyway ini suggest buat sheila ya bukan buat gue. tapi tetep dicatet karena ada benernya juga.

ah gue gak paham lagi ngomongin apaan :))

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 2 May 2016

Monday, 2 May 2016

[Random Talk] Postingan - Hectic Rencana Liburan - Love Life

Posted by wulansetya at 23:39 0 comments

aloha blogland, I'm back~ tetiba kepingin nulis sesuatu disini. curhatan lagi mungkin? hahaha bosen yah sama curhatan muluk :p yang lain yang lain. sebenernya ada satu draft yang belom laik buat naik, masih berantakan banget fotonya dan belum sempet edit. tapi aku gemez, abis ini bulan baru tapi belom pecah telor nulis :))

tulisan pertama di bulan may. sedang hectic hecticnya buat berburu tiket murah buat liburan ke bali. selain hectic berburu juga hectic banget buat ngelist tempat-tempat yang mau didatengin nanti. anyway rencananya gue bakal pergi sama sahabat seperjuangan, Deta.

aroma aroma pantai udah mulai kecium sih. tapi aroma ujian lebih menusuk idung sepertinya :)) ternyata bener yes, bahagia sama sedih tuh datengnya satu paket :p

nulis apa lagi ya? *getok si wulan rame-rame*
uh anyway kayaknya orang itu belum sadar kalo gue harus enough sama doi. sabar sabarin lah lan. inget kata seseorang, kalo karma itu sekarang datengnya pake jet. jan main main hati.

ya aku mah maunya hati kamu aja mz :*

Tangerang Selatan, Mixed Affective, 2 May 2016

Wednesday, 20 April 2016

Imagining

Posted by wulansetya at 12:29 0 comments
hallooooooooo! back to blogland~

fyi. biasanya gue ke kampus itu naik transportasi umum, bus. biar nggak nambah-nambahin macetnya jakarta yang udah gak paham lagi lah macetnya. kampus-rumah yang kalo jalanan lancar bisa ditempuh selama 1 jam, ini bisa sampe 1.5-2.5 jam kalo macet. gimana nggak tua dijalan, mbahbrooo?

dengan waktu yang selama itu lau ngapain aja lan?

biasanya sih ogut tidur! iya tidur haha alasan gue naik bus emang karena pengen tidur dengan nyaman aja. kalo naik kereta, gue belum tentu bisa duduk, apalagi tidur. nah selain itu juga kan kalo naik kereta, ogut masih harus transit-transit pokoknya ribet! gue kan anti ribet dan lemah. lol.

selain tidur gue biasa makan. belik camilan apa gitu di kampus, terus makan dijalan. sampe pernah di godain kenek busnya gara-gara asik banget makan -_-

nonton film/drama adalah hal yang gue lakukan selanjutnya. ada nggak disini yang suka banget sama drama koryah? gue gue gue! kadang ada drama koryah yang seru banget sampe saking penasarannya sampe gue masukin hp dan nonton di bus. biasanya sih ini gue lakuin kalo lagi balik malem. suasananya mendukung banget buat nonton drakor :))

mainin hp, buka socmed, baca buku itusih yang paling sering ya gue lakuin.

dan yang terakhir... karena yang naik bus umum itu dari berbagai kalangan yes, kadang gue suka mengobservasi lingkungan sekitar gue. pernah pas gue liat bapak-bapak difabel, yang duduk di depan gue. saat itu gue gak kebagian duduk dan bapak-bapak itu duduk tepat di depan gue. gue berpikir... kan si bapak itu pernah muda bukan? kira-kira dulu waktu muda wajahnya kayak apa ya? atau sebaliknya yang masih muda-muda nanti tuanya bakal gimana ya?

dan kegiatan itu masih sering gue lakukan. seperti sekarang, gue sedang berada di bus menuju BSD. gue sedang memperhatikan seorang ibu dan membayangkan tubuh mudanya dahulu. apakah tubuhnya pernah langsing dan kulitnya pernah mulus?

Jakarta, Mixed Affective, 20 April 2016
 

a little dream Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos